Wartel dan Ponsel

Wartel

Coba, ketika melintas di sebuah jalan, baik berjalan kaki, dengan kendaraan pribadi, atau berada di sebuah angkutan umum kita amati bagian pinggir jalan yang terdapat banyak sekali toko atau penyedia jasa lainnya berdiri. Lalu, coba cari tempat penyedia jasa yang memiliki nama ini “WARTEL”. Ya, Warung Telkom (bukan Telepon). Wartel pernah menikmati zaman keemasannya ketika orang rumah marah-marah karena tagihan telepon rumah membengkak akibat penggunaan terlalu lama yang tidak terlalu darurat juga. Namun tetap, biaya sewanya sama sekali tidak murah pada masanya. Kini pamor wartel seakan meredup, seiring dengan makin derasnya arus teknologi yang membawa benda bernama smartphone ke tanah ibu pertiwi. Jangankan wartel, telepon rumahpun sudah jarang dipakai atau dijadikan tujuan menelepon. Salah satu kemudahan telepon genggam ini adalah kemudahan dalam mengisi pulsa, Telpon Gratis, dan tentu saja kemudahan dalam berkomunikasi dimana dan kapan saja.

wartel dan ponsel

Kemudahan Ponsel

Ponsel dan pulsa memberi kemudahan bagi penggunanya. Keduanya yaitu kemudahan dalam berkomunikasi dan kemudahan dalam mengatur dan mengawasi biaya telekomunikasi seperti isi pulsa dimanapun dan Telpon Gratis dimanapun. Hal ini memberikan kebaikan dan juga keburukan, tentu saja. Di satu sisi, manusia semakin mudah mendekatkan jarak lewat telekomunikasi ala telepon genggam, namun sisi buruknya budaya dan istilah wartel mungkin tidak akan bertahan lama.

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0