Tips Memilih dan Menggunakan Bedak Bayi dengan Benar

Perawatan bayi harus dilakukan dengan cermat dan secara menyeluruh. Setiap bagian tubuhnya harus mendapatkan perawatan yang benar, begitu juga dalam pemilihan kosmetik untuk si Kecil. Bunda harus benar-benar pintar dalam memilih beragam produk kosmetik bayi yang sudah banyak beredar di pasaran, salah satunya adalah bedak bayi. Ternyata cara pemberian Bedak Bayi tidak boleh dianggap sepele karena sangat mempengaruhi masa depan si Kecil nanti. Aman dan tidaknya bedak bayi tergantung dari bahan yang terkandung di dalamnya, oleh sebab itu berhati-hatilah saat memilih kosmetik bayi yang satu ini.

bedak bayiTalc adalah bahan dasar dalam pembuatan bedak dan bahan dasar inilah yang akhir-akhir ini menimbulkan kekhawatiran akan kemanannya jika digunakan pada seluruh tubuh bayi hingga kemaluannya. Talc merupakan bahan tambang mineral dan dicurigai membawa bahan kimia berbahaya yaitu asbes yang rentan sebagai sumber penyakit bagi yang menghirupnya, yaitu bayi sebagai pengguna utama bedak. Tetapi, karena sifatnya menyerap air, talc tetap digunakan sebagai bahan dasar pembuatan bedak. Bahan kimia yang ada pada bahan talc dapat menyebabkan kanker servix dan ovarium jika terkena kemaluan si Kecil atau jika digunakan di sekitar kemaluan si Kecil.

Di bawah ini ada beberapa tips dalam memilih serta menggunakan bedak bayi pada si Kecil, sebagai berikut:
1. Pilihlah bedak bayi yang berbahan dasar selain talc, misalnya berbahan dasar cornstarch.
2. Sebelum memilih bedak bayi, Bunda harus memperhatikan ingredients yang tertera pada kemasan.
3. Saat menggunakan bedak bayi pada si Kecil, hindari daerah kemaluan serta wajah karena jika butiran halusnya terhirup oleh si Kecil dapat menimbulkan penyakit yang lebih serius seperti kanker paru-paru.

Oleh sebab itu, berhati-hatilah dalam memilih bedak bayi dan cermatilah bahan dasar yang terkandung di dalamnya. Dalam melakukan perawatan bayi, bukan hanya kenyamanan saja yang Bunda berikan pada si Kecil tetapi keamanannya pun harus tetap diperhatikan.

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0