Tipe Asuransi Jiwa

Asuransi jiwa merupakan asuransi khusus yang memberi jaminan proteksi untuk jiwa pemegang premi. Tipe Asuransi Jiwa ini terbagi menjadi 3 tipe,  diantaranya adalah:

asuransi jiwa

1. Asuransi berjangka atau Term life yang merupakan asuransi jiwa berjangka. Ciri-ciri asuransi ini adalah:

  • Kurung waktu setiap pemengang asuransi berbeda-beda
  • Bila tidak terjadi apa-apa alias sehat hingga masa kontrak habis, uang yang sudah dibayar tidak akan dikembalikan
  • Preminya paling murah bila dibandingkan asuransi lainnya
  • Jumlah uang pertanggungan yang diberikan perusaahaan asuransi bisa sangat besar

2. Asuransi seumur hidup atau Whole life merupakan asuransi seumur hidup karena menjamin

  • pemilik preminya hingga berumur 99 tahun alias seumur hidup. Ciri-ciri asuransi ini adalah:
  • Harga premi yang lebih mahal
  • Nilai tunai dari asurnasi ini bisa dijadikan agunan pinjaman
  • Ada bonus dividen
  • Ketika kontrak habis, ada uang yang dikembalikan

3. Asuransi dwiguna atau endowment merupakan asuransi berjangka yang juga berfungsi sebagai tabungan. Salah satu contohnya adalah asuransi pendidikan. Ciri-ciri asuransi ini adalah

  • Memiliki nilai tunai.
  • Dana bisa dikeluarkan secara berjangka sebelum masa kontrak premi habis (bisa 3 tahun sekali atau 5 tahun sekali).
  • Harga premi yang mahal daripada asuransi term life dan whole life.

Ke-3 tipe asuransi di atas dikelompokan menjadi anggota asuransi jiwa tradisional. Semoga dengan artikel ini mempermudah Anda memilih tipe asuransi yang dibutuhkan.

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0