Tiga Film Box Office dari MD Pictures

Nama MD Corp memang sudah malang melintang di dunia hiburan Indonesia. Tidak terhitung lagi banyaknya karya yang dihasilkan oleh MD Corp yang juga membawahi beberapa rumah produksi. Tidak hanya film televisi (FTV) dan sinetron saja, tetapi juga mulai merambah ke film layar lebar. Sepak terjang di dunia hiburan selama bertahun-tahun seolah menjadi penentu kesuksesan dan meninggikan standar produksi mereka. Terbukti, setiap film yang dibuat oleh MD Pictures selalu meledak di pasaran dan menjaring banyak penonton.

3-film-box-officeNah, tiga film berikut adalah film-film terbaik dari MD Pictures dan bisa digolongkan ke dalam kategori box office. Apa saja?

  1. Habibie & Ainun. Tidak bisa disangkal, film Habibie & Ainun ini merupakan film terbaik Indonesia yang menjaring banyak penonton. Film ini mengangkat kisah kehidupan mantan presiden ketiga Republik Indonesia bersama dengan Ainun Habibie, istrinya. Kehidupan mereka mulai dari pertemuan pertama hingga perpisahan dipenuhi dengan drama naik turun yang tentunya sangat menyentuh hati. Ainun dengan setianya mendampingi Habibie untuk mengejar mimpinya sebagai seorang teknisi jenius yang bercita-cita untuk membangun Indonesia. Bagi Habibie, Ainun adalah segalanya. Ainun adalah mata untuk melihat hidupnya. Bagi Ainun, Habibie adalah segalanya, pengisi kasih dalam hidupnya. Tidak mengherankan, kisah cinta yang menginspirasi dan juga menyentuh ini terus terkenang di hati masyarakat Indonesia. Memang, banyak yang tidak mengetahui apa yang terjadi sebelum film Habibie diproduksi. Namun hal ini bukan masalah, sebab yang terpenting adalah film ini berhasil meraih kesuksesan dan termasuk fdalam daftar film box office produksi MD Picture.
  2. Merry Riana: Mimpi Sejuta Dollar. Beberapa waktu lalu, MD Pictures mengangkat kisah hidup Merry Riana yang menginspirasi ke layar lebar. Film ini berhasil mendulang kesuksesan dan masuk ke dalam daftar jajaran film box office Indonesia. Kisah film Merry Riana: Mimpi Sejuta Dollar dibuka dengan situasi ketika kondisi politik di Indonesia sedang tidak stabil. Merry mengungsi ke Singapura seorang diri dengan bekal yang seadanya. Setibanya di sana, untuk membiayai hidup dan melunasi administrasi kuliahnya, Merry mengambil student loan yang membuatnya berhutang berpuluh-puluh dollar. Sejak saat itu, hidup Merry jungkir balik antara kuliah dan bekerja untuk melunasi hutangnya. Berbagai pekerjaan dilakoninya, hingga akhirnya Merry berhasil menghasilkan satu juta dollar dari bisnisnya.
  3. Surga Yang Tak Dirindukan. Surga Yang Tak Dirindukan merupakan adaptasi dari novel berjudul serupa karya Asma Nadia. Film ini bercerita tentang kehidupan rumah tangga Arini dan Pras yang semula terlihat sempurna, tiba-tiba saja hancur karena Pras memutuskan untuk menikahi Mei Rose yang sedang mengandung. Arini tentu saja tidak terima karena pernikahan ideal yang selama ini selalu dibayangkannya tidak melibatkan perempuan lain dalam hubungan rumah tangga mereka. Kehidupan Arini, Mei Rose, dan Pras akan mengaduk emosi para pembaca dengan kisah hidup mereka yang dramatis. Pembaca pun akan kebingungan untuk mencondongkan keberpihakan pada tokoh yang mana sebab ketiga tokoh ini memiliki alasan masing-masing yang tidak bisa dipersalahkan.

Nah, sudah menonton tiga film di atas? Mana yang menjadi film favorit Anda?

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0