Teknologi yang digunakan pada Blue Bird

Banyaknya penyedia jasa transportasi umum seperti taxi, membuat perusahaan taxi harus mampu menarik minat pelanggan agar memilih taxi miliknya. Salah satu yang masih menjadi pertimbangan pelanggan adalah kemudahan dalam melakukan pemesanan taxi. Taxi Order ini sangat dibutuhkan oleh pelanggan karena ada saat-saat dimana pelanggan tidak mungkin mencari taxi yang sedang beredar di jalanan, misalnya saja untuk keperluan perjalanan pada jam dini hari, atau sejenisnya.

teknologi pada bluebirdUntuk memudahkan pelanggannya, taxi Blue Bird kini tidak hanya menyediakan fasilitas order melalui telpon dan sms saja, tapi juga sudah menggunakan aplikasi yang dapat di instal pada smartphone milik pelanggan. Dengan aplikasi ini tentu saja sangat memudahkan pelanggan ketika membutuhkan taxi. Selain aplikasi ini, blue bird selalu melengkapi fasilitasnya dengan teknologi terkini, terutama untuk urusan monitoring. Berikut ini beberapa teknologi monitoring yang digunakan oleh Blue Bird:

Aplikasi Taxi Order
Dengan menggunakan aplikasi ini maka pelanggan hanya perlu melakukan beberapa proses melalui smartphonenya dan taxi yang dipesan akan segera tiba dilokasi (tergantung jarak supir taxi terdekat). Saat melakukan pemesanan, pelanggan akan diminta melakukan verifikasi data terlebih dahulu, setelah itu lokasi pelanggan akan langsung terdeteksi dengan GPS sehingga taxi dengan jarak terdekat dapat langsung menuju ke lokasi tersebut. Selain itu, dengan menggunakan aplikasi ini pelanggan juga dapat memonitor lokasi taksi hingga sampai ke tempat pelanggan.

Teknologi GPS
GPS (Global Positioning System) ini di gunakan untuk melacak seluruh armada taxi yang sedang beredar di jalanan, serta sarana komunikasi antar armada taxi dengan call center. Dengan adanya teknologi ini maka mempermudah setiap armada untuk mengetahui posisi pelanggan dan armada yang akan menjemput pelanggan tersebut.

Teknologi MDT
MDT (Mobile Data Transfer) hampir mirip seperti pager yang menampilkan semua informasi mengenai pengemudi suatu armada taksi. MDT ini juga berfungsi sebagai alat untuk menangkap setiap order yang dilelang via komputer dalam radius 3-4 km, sehingga tidak terjadi perebutan order antar armada atau spekulasi posisi taxi yang terlalu jauh dari tempat datangnya order.

Monitoring yang dilakukan tidak hanya mengetahui lokasi taksi saja, tapi juga informasi lengkap seputar taxi, seperti taxi yang sedang kosong, mengangkut penumpang, beristirahat, bahkan hingga kecepatan taxi. Selain itu, teknologi monitoring pada call center ini juga memudahkan pelanggan untuk melakukan pelacakan jika ada barang yang tertinggal. (Yv)

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0