Perlukah Asuransi Jiwa di Saat Usia Muda

Asuransi Jiwa adalah asuransi yang dapat memberikan jaminan financial kepada ahli waris si pemilik polis asuransi. Banyak yang menganggap asuransi jiwa sebagai asuransi yang memberikan jaminan disaat pemilik asuransi telah meninggal dunia. Dan bahkan banyak orang yang menganggap asuransi jiwa disaat usia muda atau usia produktif menjadi tidak penting.

Usia muda dan produktif adalah dimana seseorang masih muda dan sedang berada dalam fase mampu bekerja untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya. Hal inilah yang membuat mengapa pada fase ini mereka kurang atau tidak tertarik dengan asuransi jiwa. Padahal asuransi jiwa sebagai jaminan finansial ahli waris terutama bila mereka telah berkeluarga dan memiliki tanggungan hidup seperti anak, istri atau orang tua.

Dengan adanya asuransi jiwa, maka pemilik polis akan memiliki banyak manfaat dari asuransi. Berikut ini beberapa manfaat dari asuransi jiwa.

Asuransi jiwa juga memiliki manfaat bila pemilik polis sakit sehingga dirawat dirumah sakit. Asuransi akan mencover biaya rumah sakit dengan biaya tertentu yang disesuaikan dengan jumlah premi yang dibayarkan.

Manfaat asuransi bila terjadi kecelakaan, maka pemilik polis akan mendapatkan bantuan untuk perawatan biaya rumah sakit.

Asuransi JiwaManfaat bila pemilik polis meninggal dunia, maka selaku ahli waris seperti anak, istri, orang tua akan mendapatkan santunan financial dengan besaran yang disesuaikan dengan premi yang dibayarkan.

Ada beberapa jenis asuransi jiwa yang dapat kita pilih yang disesuaikan dengan kebutuhan kita. Berikut ini Jenis Asuransi jiwa yang disediakan produk asuransi jiwa.

Asuransi Jiwa Berjangka (Term)

Asuransi Jiwa Berjangka ini memiliki jangka waktu tertentu seperti 10, 20 atau 30 tahun. Jenis asuransi jiwa ini juga merupakan jenis yang paling murah dan sederhana. Biasanya seseorang mengambil jenis Asuransi Jiwa Berjangka untuk kebutuhan seperti pendidikan anak, rumah ataupun lainnya yang bersifat masa depan.

Asuransi Jiwa Seumur Hidup (Whole Life)

Asuransi Jiwa Seumur Hidup adalah jenis Asuransi Jiwa Permanen yang memberi manfaat proteksi hingga asuransi seumur hidup atau hingga usia 99 tahun. Manfaat jenis asuransi ini adalah, pemilik polis mendapatkan nilai tunai dari polis yang dibayarkan. Asuransi Jiwa Berjangka memiliki premi yang lebih mahal dibandingkan dengan asuransi jiwa berjangka.

Asuransi Jiwa Dwiguna (Endowment)

Asuransi Jiwa Dwiguna ini adalah jenis asuransi jiwa dengan dua manfaat yaitu nilai tunai dari premi yang yang dibayarkan dan pemilik polis dapat menarik sewaktu – waktu sebelum masa kontrak habis disaat membutuhkan dana.

Asuransi Jiwa Unit link

Asuransi Jiwa Unit link adalah jenis asuransi jiwa yang saat ini sedang ramai diminati orang. Dengan jenis asuransi ini kita akan mendapatkan manfaat proteksi dan investasi yang lumayan tinggi.

Selain 4 produk asuransi jiwa di atas, untuk melengkapi proteksi, kita bisa menambahkan rider asuransi jiwa untuk perlindungan yang maksimal.

Usia muda dan mapan bukanlah alasan seseorang untuk tidak menggunakan asuransi jiwa. Resiko kehidupan yang tidak dapat diperhitungkan tentunya akan selalu membuat seseorang dalam keadaan beresiko. Dengan adanya asuransi jiwa yang dimiliki, tentunya pemilik polis akan lebih tenang karena telah tersedia jaminan finansial bagi keluarga yang ditinggalkan.

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0