Pentingnya Manajemen Keuangan saat Berwirausaha

Mengajukan pinjaman modal usaha kecil untuk membangun sebuah usaha kecil menengah sudah menjadi hal yang umum. Asalkan Anda memilih lembaga penyedia modal yang legal dan bekerja secara profesional, proses peminjaman dan pengembalian dana akan dipermudah sehingga Anda tidak mengalami kesulitan. Bahkan, suku bunga dari pinjaman juga cukup kompetitif dan tidak terlalu memberatkan Anda. Banyak pengusaha yang berhasil sukses merintis karirnya sebagai pengusaha berkat bantuan dari lembaga ini.

manajemen keuanganAkan tetapi, ternyata tidak semua memiliki nasib yang beruntung seperti itu. Karena ternyata, banyak juga debitur yang justru merasa semakin kesulitan ekonomi setelah mengajukan kredit ini. Apalagi ketika waktu pembayaran jatuh tempo, membuat mereka semakin stres dengan kondisi ekonomi mereka. Nah, jika kita melihat kedua kondisi ini, tentunya kita akan melihat 2 kondisi yang berlawanan. Artinya, masalah sebenarnya bukanlah pada pinjamannya, namun pada kondisi debitur sendiri. Ada beberapa penyebab dari kondisi kurang baik yang dialami debitur setelah peminjaman, antara lain:

  • Biasanya, jumlah pinjaman yang diajukan oleh untuk membuka sebuah usaha bukanlah jumlah yang sedikit. Ketika pinjaman ini diterima oleh lempaga penyedia modal usaha, artinya kita akan langsung menerima dana dalam jumlah yang tidak sedikit (penilaian jumlah ini subyektif pada masing-masing orang). Ketika menerimanya, terkadang seseorang khilaf dan justru menggunakan dana tersebut untuk keperluan pribadi dengan status peminjaman modal. Namun ia lupa, bahwa uang tersebutpun sebenarnya adalah hasil pinjaman yang nantinya harus dikembalikan. Akibatnya, ketika waktunya pembayaran ia akan merasa bingung karena dana tersebut tidak digunakan secara efektif untuk mendapatkan penghasilan.
  • Ingin membuka usaha, sudah mendapatkan pinjaman modal, namun masih belum yakin dengan usaha yang akan dibuka. Padahal, waktu berjalan terus dan Anda tetap harus membayar cicilan setiap bulan beserta bunganya. Tidak menutup kemungkinan, Anda belum juga memulai usaha hingga uang pinjaman Anda habis digunakan untuk membayar cicilan, sementara waktu pembayaran belum juga usai. Artinya Anda harus mencari dana lagi untuk menutupi biaya cicilan hutang Anda.
  • Anda sudah berjuang keras menjalankan usaha, namun masih belum beruntung dan mengalami kegagalan dalam usaha. Yap, memang tidak semua kegagalan pengembalian hutang ini adalah karena kesalahan Anda. Karena, bisa juga Anda sudah berjuang keras namun masih belum menemui keberhasilan. Sementara, kewajiban Anda untuk membayar hutang juga masih tetap terus berlanjut.

Ketiga hal tersebut bisa terjadi pada siapapun yang berniat membuka usaha dengan modal pinjaman. Karena itulah, penting bagi Anda untuk mempertimbangkan secara detail sebelum memutuskan untuk mengajukan pinjaman untuk modal usaha serta memahami manajemen keuangan dasar usaha. (Vita)

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0