Pantau Kemacetan hari Raya Melalui Internet

Antrian kendaraan dan lonjakan volume kendaraan yang memadati jalan raya merupakan pemandangan yang lumrah kita lihat menjelang hari raya Idul Fitri. Kemacetan yang seolah tanpa ujung, menghabiskan berjam-jam di jalanan demi mencapai kampung halaman, dan rasa lelah yang menerpa tubuh menjadi sesuatu yang seolah harus kita rasakan sebagai dampak yang harus diterima saat mudik lebaran. Ketika rasa suntuk akan kemacetan sudah mendera, kita mulai mencari alternatif jalan yang bisa ditempuh untuk menghindari jalur yang biasa dipadati pemudik. Mulai dari mendengarkan siaran radio yang membahas tentang arus mudik hingga menandai jalur jalanan di peta yang jarang dilalui oleh pemudik.

iBolz NTMC TVNamun, pernahkan terlintas di benak Anda untuk memantau arus jalanan melalui smartphone kita?

Ya, dengan beragam aplikasi yang bisa dimanfaatkan menjelang arus mudik, memantau informasi kemacetan melalui smartphone bukanlah hal yang mustahil. Apalagi jika jalur yang akan kita lalui adalah jalur populer bagi pemudik seperti Cikampek atau Pantura. Jangan khawatir akan kesulitan mendapatkan akses karena internet cikampek sudah melalui perbaikan yang signifikan. Kita bisa memantau pergerakan arus melalui streaming video dari kru televisi yang melaporkan langsung di lapangan, aplikasi berbasis maps yang bisa menandai titik kemacetan, atau bahkan aplikasi yang kabarnya akan dirilis oleh KORLANTAS POLRI.

Aplikasi yang sudah dirintis oleh pihak KORLANTAS POLRI sejak lama ini diberi nama iBolz NTMC TV. Melalui aplikasi ini, kita bisa memantau arus lalu lintas melalui cctv yang dipasang di beberapa titik yang rawan kemacetan. Tentunya, untuk bisa menikmati akses ini, kita harus memiliki koneksi internet yang stabil. Kehadiran aplikasi ini seolah menjadi angin segar bagi para pemudik yang kesulitan untuk mendapat akses informasi ketika berada di perjalanan. Dengan menggunakan aplikasi ini, semoga saja mudik kita tahun ini akan mengalami perubahan signifikan karena kita dapat mengetahui jalur macet secara real time. Sehingga, jika memungkinkan, kita bisa mencari alternatif lain untuk menghindari jalan yang terjadi penumpukan kendaraan tersebut. (Tr)

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0