Obat Jerawat yang Banyak Direkomendasikan Oleh Para Dokter

Jerawat merupakan masalah bagi hampir semua orang, terutama mereka yang punya jenis kulit berminyak. Bahkan beberapa orang tak hanya berjerawat di bagian wajah saja, melainkan juga ada yang sampai ke badan. Jerawat merupakan masalah kulit yang sudah umum dan ditandai dengan adanya bintik di beberapa bagian tubuh. Bintik ini bisa ringan misalnya komedo hitam, putih sampai bintik yang berisi nanah. Permasalahan lain adalah ketika jerawat ini mulai parah akan menimbulkan bekas luka. Obat jerawat pun banyak dicari, namun ada baiknya jika memilih obat yang memang disarankan oleh dokter.

jerawat dipipiPengobatan jerawat ini biasanya butuh waktu yang tidak sebentar mengingat memang jerawat matang saja butuh waktu. Jika jerawat hanya berupa bintik komedo, maka bisa menggunakan perawatan sendiri di rumah. Namun berbeda jika Anda memiliki masalah jerawat yang cukup parah. Umumnya mereka yang berjerawat cenderung kerap menyentuh bagian berjerawat tersebut dan menjadikannya semakin parah. Oleh karena itu, tahan diri untuk tidak sering menyentuh wajah dan jaga tangan tetap bersih selalu.

Lalu obat jerawat apa yang banyak direkomendasikan oleh dokter? Berikut ini beberapa obatnya:

  1. Retinoid topikal

Retinoid topikal ini fungsinya adalah untuk mencegah folikel rambut tersumbat oleh kulit mati. Selain itu retinoid topikal pun mampu mengurangi sebum di kelenjar minyak. Obat-obatan dengan kandungan ini umumnya banyak tersedia dalam bentuk gel hingga krim. Obat ini biasa dipakai sekali sebelum tidur setelah wajah Anda dicuci bersih. Sebelum memakai obat ini, ada baiknya Anda tahu aturannya misalnya untuk wanita hamil yang tidak diperbolehkan memakainya.

  1. Benzoil peroksida

Benzoil peroksida bisa mencegah sumbatan folikel rambut yang mengakibatkan kulit mati serta mampu membunuh bakteri yang kerap menginfeksi folikel. Untuk pemakaiannya sendiri umumnya adalah 20 menit setelah wajah dicuci dan tersedia dalam bentuk krim dan gel. Setiap penggunaan sudah ada aturan dan takaran sehingga Anda perlu menantinya mengingat jika pemakaiannya berlebihan maka akan bisa menyebabkan wajah teriritasi. Terkadang ada juga efek samping yang muncul seperti sensasi gatal serta panas di kulit. Jika Anda sedang memakai krim atau gel ini, maka ada baiknya untuk tidak sering terkena paparan sinar matahari secara langsung. Untuk bisa menghilangkan jerawat, umumnya benzoil peroksida ini dipakai hingga enam minggu.

  1. Asam azelaic

Asam azelaic dapat menyingkirkan kulit mati serta membunuh bakteri penyebab jerawat. Bagi mereka yang tidak menginginkan pengobatan memakai retinoid topikal, maka obat ini biasa jadi alternatif. Obat yang satu ini tidak menjadikan pengguna sensitif pada sinar matahari. Tapi seperti halnya obat lainnya, Asam azelaic tetap ada efek sampingnya misalnya kulit yang gatal hingga perih dan panas. Asam azelaic bisa ditemukan dalam bentuk krim hingga gel dan dipakai sekitar 1 hingga 2 kali per hari sesuai anjuran dokter.

Pada dasarnya masih banyak juga obat jerawat lainnya yang direkomendasikan oleh dokter namun yang paling umum digunakan adalah ketiga obat itu. Namun tetap saja Anda juga harus berkonsultasi dulu dengan dokter sebelum melakukan pengobatan dengan obat tersebut mengingat obat tersebut hanya bisa dipakai sesuai saran dari dokter. Untuk mencegah jerawat datang, ada baiknya untuk selalu menjaga kebersihan wajah dan tubuh. Cuci muka sebelum tidur dan jangan terlalu sering menyentuh wajah karena bisa jadi tangan sedang dalam kondisi kotor.

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0