Mendapatkan Air Panas tanpa Water Heater

Mandi dengan air hangat, baik menggunakan water heater ataupun berendam di air panas alami adalah hal yang banyak disukai oleh masyarakat saat ini. Apalagi dengan menggunakan Water Heater, kegiatan ini menjadi sebuah kegiatan yang mudah untuk dilakukan kapanpun kita inginkan. Ada beragam jenis water heater yang bisa kita pilih, terkait dengan sumber tenaga pemanasnya atau kapasitas penyimpanan airnya. Meskipun begitu, fungsi utama dari alat ini tetaplah sama, yaitu untuk memanaskan air.

air panas di showerNamun, kemudahan yang didapatkan dari penggunaan alat ini, membuat kita menjadi sangat bergantung pada alat ini.Karena itu, ketika alat ini tiba-tiba mengalami kerusakan, akan membuatnya merasa kebingungan. Yah, namanya juga alat bermesin, wajar kan kalau sesekali mengalami kerusakan. Berikut ini, adalah beberapa alternatif untuk mendapatkan air hangat tanpa menggunakan water heater:

  • Memanaskan air di kompor.

Tidak sedikit masyarakat yang masih memanaskan air dengan kompor. Cara ini merupakan cara alternatif mendapatkan air panas yang paling lazim digunakan oleh masyarakat luas. Cara yang dilakukanhanyalah  dengan menaruh air pada ketel atau panci lalu memanaskannya di kompor, bisa dengan kompor minyak ataupun gas, bisa juga menggunakan tungku kayu bakar. Setelah air sudah mendidih, pastikan Anda mencampur air panas dengan air dingin atau air biasa secukupnya sebelum menggunakannya, karena panas yang didapatkan dapat membahayakan tubuh. Jangan lupa untuk mengecek suhu panas air yang telah dicampur dengan menggunakan tangan sebelum kita menggunakan air tersebut.

  • Menggunakan pemanas ruangan.

Kita juga dapat menggunakan pemanas ruangan, terutama untuk kamar mandi yang berukuran kecil atau sedang. Jangan memaksakan diri jika pemanas ruangan Anda memiliki ukuran yang besar, karena dapat menimbulkan bahaya. Jauhkan pemanas ruangan dari sumber air, seperti ember, bak mandi, bathtub, atau shower. Selanjutnya cukup nyalakan pemanas ruangan dan tinggalkan dalam keadaan menyala di kamar mandi selama beberapa saat, dan pastikan untuk mengeceknya setiap waktu demi menghindari korsleting atau hal yang tidak diinginkan lainnya. (RR)

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0