Grüner See: Pemandangan Ciamik di Bawah Danau

Anda yang suka mengagumi indahnya kehidupan bawah laut pastinya sudah hatam mencicipi destinasi wisata bawah laut yang ada di seluruh Indonesia. Ya, alam Indonesia memang sangat kaya dan menyimpan rahasia-rahasia keindahan lansekap di setiap sudutnya. Mulai dari Bali hingga Lombok, semua laut yang ada di sana sangat menarik untuk dikunjungi. Apalagi, sekarang ini sudah banyak hotel dan penginapan yang memadai sebagai tempat singgah ketika berlibur yang menambah kenyamanan saat melancong. Sebutlah resort Bali dengan segala kelebihannya hingga penginapan berupa bungalow yang bisa dimanfaatkan juga tersedia.

Nah, jika Anda ingin merasakan sensasi menyelam yang berbeda dari biasanya, maka mampirlah ke Austria. Di sana, ada sebuah danau yang bernama Grüner See yang memiliki pemandangan di bawah laut yang sangat berbeda dari biasanya. Jika ketika menyelam Anda akan disuguhi dengan biota laut yang beraneka, maka di Grüner See Anda akan melihat reruntuhan berupa taman yang sangat klasik. Tertarik untuk melihatnya? Nah, mari kita kulik Grüner See secara lebih dekat.

Grüner See, Pemandangan Ciamik di Bawah Danau

Grüner See merupakan sebuah danau yang terletak di Styria, Austria, tepatnya di sebuah desa bernama Tragöß. Lokasi ini dikelilingi oleh pegunungan Hochschwab dan juga hutan yang seolah memagarinya. Berada di ketinggian 776 di atas permukaan laut, Grüner See tampak cantik jika dilihat dari atas dengan permukaan airnya yang berwarna emerald green. Selidik punya selidik, ternyata penamaan Grüner See ini bukannya tanpa alasan, lho. Grüner berasal dari kata dalam bahasa Jerman /grün/ yang berarti /hijau/ dalam bahasa Indonesia, yang merujuk ke permukaan danau yang berwarna kehijauan karena rumput-rumput yang ada di bawahnya. Untuk air, konon air di danau ini bersumber dari lelehan salju yang awalnya menutupi permukaan pegunungan Hochschwab di sekitar danau. Untuk itu, wisatawan yang berkunjung di sana tidak selalu bisa menikmati cantiknya Grüner See di semua musim.

Memasuki bulan Juli, ketika salju mulai mencair dan air di permukaan naik hingga 11-12 meter, para penyelam bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk melakukan eksplorasi di bawah sana. Meski suhu di dalam danau cukup dingin, namun hal ini tidak menyurutkan niat para wisatawan untuk mencicipi sensasi menyelam di Grüner See. Mengapa demikian? Pasalnya, Grüner See menyimpan jejak-jejak taman berupa bangku taman, jalan setapak, hingga bukit-bukit rerumputan di bawahnya! Wah, seolah-olah Anda tengah berada di taman bawah laut. Menakjubkan, bukan?

Hanya saja, setelah musim panas berakhir, air di danau Grüner See ini akan menyusut dan memperlihatkan bagian dasarnya. Jika Anda tertarik untuk mengunjunginya, Anda bisa berangkat dari Vienna dengan mengendarai mobil selama dua jam dan dilanjut dengan berjalan kaki. Selamat mencoba!

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0