Detoksifikasi Untuk Pencegahan

Sudah mengonsumi makanan sehat, berolahraga cukup tapi tetap saja jatuh sakit. Pengobatan modern yang mahal, teknologi tinggi, obat yang diklaim atau terapi yang menjamin dapat memberikan keajaiban semakin bermunculan saat ini, tapi seberapa sering dokter dan ilmuwan bertanya mengapa orang-orang jatuh sakit? Tidak terlalu sering. Sebelum menjadi pasien, pencegahan penyakit menjadi tanggung jawab kita, salah satunya adalah dengan cara menjaga tubuh bebas dari racun.

detok untuk pencegahanDetoks masih dikenal sebagai salah satu cara untuk berdiet, padahal manfaat detoks tidak hanya bagi mereka yang ingin menurunkan berat badan saja. Sebagian besar organ tubuh kita berpartisipasi dalam proses pembersihan racun, seperti paru-paru, ginjal, usus, hati, empedu, kantung kemih, dan lainnya. Banyaknya polutan yang kita temui setiap hari mempersulit upaya detoksifikasi tubuh. Tak disadari sup yang kita makan adalah campuran air dan udara yang telah tercemar, atau makanan kaleng yang tercemar racun elektromagnetik. Makanan sehat yang kita yakini melalui proses yang bersih sekalipun dan berbagai vitamin tambahan tidak akan cukup untuk menjaga kesehatan.

Detoksifikasi adalah cara untuk mengisi ulang, memperbarui dan meremajakan tubuh. Tubuh diberikan waktu untuk hibernasi dan membersihkan diri untuk lebih aktif dihari barunya setelah detoksifikasi. Banyak ahli detoks yang memberikan panduan detoksifikasi yang dapat Anda sesuaikan dengan kebutuhan Anda, Lakukan detoksifikasi secara berkala agar manfaatnya lebih terasa oleh tubuh.

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0