Alergi Musim Semi

alergi musim semiGejala flu banyak terjadi di musim pancaroba seperti ini. Apalagi saat musim semi di negara empat musim hampir tiba. Di negara empat musim, musim semi artinya bunga-bunga bermekaran dan pohon-pohon kembali memunculkan daunnya. Artinya, beberapa saat sebelum bunga-bunga tersebut bermekaran, ada proses pembuahan antara putik dan benang sari. Oleh karena itu, beberapa waktu sebelum musim semi tiba, banyak serbuk sari yang beterbangan di udara dan membangkitkan alergi bagi beberapa orang yang hidungnya sensitif. Biasanya musim semi di negara empat musim, akan terlihat banyak dari penduduk-penduduknya menggunakan masker untuk menutupi hidung dan mulut untuk menghindari serbuk sari masuk ke rongga pernapasan.

Alergi serbuk sari bisa menyebabkan bersin berkepanjangan seperti orang yang sedang mengalami gejala flu. Jika sudah mulai bersin, orang yang memiliki alergi serbuk sari biasanya akan sulit berhenti hingga ia menemukan tempat yang bebas dari serbuk sari seperti di dalam gedung atau ruangan. Selain serbuk sari, alergi tersebut juga biasanya terjadi akibat bulu-bulu binatang. Orang dengan alergi serbuk sari tak disarankan untuk memelihara binatang peliharaan di rumah karena bulu-bulu yang dirontokkan oleh binatang-binatang seperti kucing dan anjing tersebut dapat terhirup ke dalam hidung dan menimbulkan reaksi yang sama seperti saat menghirup serbuk sari. Karena bersin yang terus menerus, bisa jadi alergi ini akhirnya menyebabkan penyakit flu. Oleh karena itu, orang dengan alergi serbuk sari harus lebih memperhatikan kesehatan tubuh di musim semi.

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0