Alasan Anak Diajarkan Bahasa Asing

Kursus yang memiliki program belajar bahasa inggris anak usia dini banyak dipilih oleh orangtua untuk memperkenalkan bahasa inggris pada anak mereka. Sebenarnya tidak hanya bahasa inggris saja, tetapi juga bahasa lainnya. Namun, karena di Indonesia bahasa inggris masih menjadi bahasa asing yang paling banyak diminati oleh masyarakat luas, tidak terlalu banyak lembaga kursus bahasa asing lainnya yang menyediakan pendidikan khusus untuk anak usia dini.

belajar bahasa asing sejak kecilAda banyak hal yang mendasari, kenapa orangtua berusaha agar anaknya mampu menguasai suatu bahasa asing sejak usia dini, diantaranya:

  • Gengsi

Rasa bangga mendengar anaknya sudah fasih berkomunikasi bahasa asing sejak usia dini, menjadi salah satu alasan utama orangtua mengajarkan bahasa asing sejak awal pada anak. Misalnya saja, ketika orangtua sedang berada di pusat keramaian dan mengajak anak mengobrol dengan bahasa asing. Ketika itu, mungkin saja akan ada banyak orang disekitarnya yang melihat ke arah anak tersebut dengan tatapan kagum. Hal inilah yang diinginkan oleh orangtua, mendapatkan pujian dan dilihat kagum oleh orang disekitarnya. Sebenarnya ingin dikagumi boleh saja. Namun sayangnya, banyak orangtua yang terlalu terobsesi akan hal ini, sehingga terlalu memaksa anaknya untuk belajar bahasa asing. Bahkan yang lebih parahnya, mengabaikan pembelajaran anak tentang bahasa ibu yang akan dipakainya berkomunikasi dengan orang disekitarnya.

  • Salah satu orangtua adalah WNA (Warga Negara Asing)

Menikah dengan warga  negara asing yang belum fasih berbahasa indonesia sudah menjadi hal yang umum di sini. Ketika hadir anak dalam keluarga tersebut, tentulah anak harus diajarkan bahasa yang mampu dipahami oleh kedua orangtua. Biasanya, orangtua akan memilih untuk mengajarkan bahasa asing pada anak, karena bahasa inilah yang dipahami oleh ayah maupun ibu. Sama seperti alasan pertama, pada kondisi ini orangtua sebaiknya tetap mengajarkan bahasa ibu yang umum digunakan oleh masyarakat disekitar. Karena, tidak mungkinkan anak hanya berkomunikasi dengan orangtuanya saja?

  • Berencana tinggal di luar negeri

Jika sebuah keluarga berencana akan pindah atau tinggal di luar negeri, maka kemampuan berbahasa anak sebaiknya dipersiapkan sejak awal. Tujuannya, agar saat pindah nanti anak sudah dapat berkomunikasi dengan masyarakat di lingkungan barunya. Dengan begitu, anak akan menjadi lebih mudah dalam beradaptasi dengan lingkungan barunya. (Vita)

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0