6 Tips Merawat Mobil Bekas Agar Performa Tetap Baik

Beberapa orang memutuskan untuk memilih membeli mobil bekas daripada yang baru. Salah satu faktornya bisa saja karena harganya yang lebih murah. Namun, tentu beberapa mobil bekas memerlukan perawatan dan perhatian ekstra karena performanya tidak sebaik mobil baru. Selain menggunakan oli mobil terbaik dengan memahami beberapa hal saat memilih oli mobil, hal-hal di bawah ini juga perlu diperhatikan.

  1. merawat mobil bekasMemeriksa komponen secara rutin. Sama seperti mobil pada umumnya, kita perlu mengecek komponen mesin secara rutin. Jika masih ragu untuk mengeceknya sendiri, kita bisa membawanya ke bengkel langganan. Hal ini perlu dilakukan pada setiap mobil, terutama mobil bekas.
  2. Rutin memanaskan mobil. Pasalnya, saat mobil tidak menyala pun ternyata masih terjadi aliran listrik agar jam dan alarm tetap menyala. Jika terus dibiarkan, persediaan listrik pada aki lama kelamaan dapat habis dan akhirnya mobil sulit untuk distarter. Karena itu, mobil perlu dipanaskan terlebih dahulu agar komponen alternator dapat kembali mengisi listrik ke aki. Caranya cuku tekan gas minimal 2.000 rpm setidaknya satu hingga dua menit.
  3. Hindari jalanan berlubang. Melewati jalanan yang berlubang dapat berdampak buruk pada performa mobil kita, terutama jika dilewati dengan kecepatan tinggi. Sering melewati jalan berlubang dapat menurunkan kualitas suspensi mobil dan membuat ban menjadi cepat rusak.
  4. Bersihkan filter karburasi. Salah satu penyebab yang sering membuat mobil bekas sulit dinyalakan adalah filter karburasi yang kotor. Untuk itu, bersihkanlah filer karburasi secara rutin dengan menggunakan sikat yang halus. Oh iya, sebaiknya hindari penggunaan hairdryer atau compressor saat melakukan pembersihan ya.
  5. Periksa timing belt. Timing belt berfungsi untuk meneruskan putaran pada roda gigi yang dihubungkan pada mesin. Umumnya timing belt ini dapat bertahan dalam pemakaian 40.000 km, jadi lakukan tune up paling tidak satu kali dalam sebulan.
  6. Cek radiator. Pendingin mesin kendaraan merupakan fungsi dari radiator. Sehingga jika komponen ini tidak bekerja dengan baik, mesin mobil bisa menjadi cepat panas dan menyebabkan menurunnya performa mesin. Nah, untuk mengantisipasi hal ini sebaiknya kita mengecek kondisi radiator secara berkala.

Intinya, jangan meragukan performa mobil bekas. Jika kita dapat merawatnya dengan baik, maka performanya bisa-bisa tak berbeda jauh dengan mobil baru. (Rima)

Share on Facebook0Share on Google+0Pin on Pinterest0Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn0